BERITA

  • Pengawas Ujian, mengawasi siswa dengan senyuman.

    Pengawas Ujian, mengawasi siswa dengan senyuman.

    Narmada, Pengawas ujian akhir semester genap bapak Ilham Sarbaini, S.Pd sedang menjalankan tugasnya, dan siswa SMAN 1 NARMADA terlihat serius dalam mengerjakan soal ujian semester GENAP tahun pelajaran 2018 /2019. (kamis, 23/05/2019)
     
    Ujian akhir semester genap merupakan salah satu langkah untuk mengevaluasi sejauh mana tingkat pengetahuan dan pemahamaa para siswa materi pelajaran yang telah diberikan guru. Dengan ujian akhir semester ini diharapkan dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi terhadap proses pembelajaran yang berlangsung. 
     
    Sementara itu ujian akhir semester genap tahun ini diselenggarakan bertepatan dengan bulan ramadhan, dimana sebagian besar guru dan Siswa sedang menjalankan ibadah puasa. Dengan kondisi seperti ini tentunya membutuhkan tenaga dan konsentrasi yang lebih untuk menjalankannya. Siswa tentunya harus lebih konsentrasi dalam menjawab soal dan guru juga harus konsentrasi mengawasi para siswa agar ujian berjalan lancar. 
     
    Khusus untuk para guru yang ditugaskan untuk menjadi pengawas, tentunya diharapkan agar memberikan rasa nyaman kepada para siswa dalam mengerjakan soal. Pengawas diharapkan tidak menekan para siswa selama ujian berlangsung. Jika siswa mengalami ketegangan maka tentunya akan berdampak tidak baik bagi siswa itu sendiri, dan disanalah peran guru Pengawas untuk menghilangkan ketegangan yang dialami para siswa. 
     
    Salah satu cara untuk mengatasi ketegangan itu adalah dengan tersenyum. Karena dengan tersenyum semua saraf yang ada disekitar wajah akan menjadi rileks. Psikolog Vera Itabiliana Hadiwidjojo mengatakan, saat tersenyum, bagian otak yang mengatur emosi bahagia diaktifkan. Dengan senyum, hormon pemicu stres berkurang, sementara hormon pembangkit mood meningkat. Senyuman juga menstimulasi otak yang bisa membuat pikiran lebih positif. Bahkan, dengan tersenyum, seseorang bisa menurunkan tekanan darahnya. Senyum merupakan cara paling ringan yang bisa dilakukan seseorang untuk mendapatkan banyak manfaat positif. Pasalnya, kata Vera, seseorang hanya butuh menggunakan 17 otot di wajah untuk tersenyum. Bandingkan saja dengan mengerenyitkan dahi. Seseorang butuh lebih dari 40 otot di wajah saat mengerenyitkan dahi.
     
    Mulai dari sekarang marilah kita biasakan untuk tersenyum, karena dengan senyuman kita aka mendapatkan banyak manfaat bagi kesehatan. Dan dari segi agama senyum itu adalah salah satu amal kebaikan yaitu sedekah. " senyummu ke wajah saudaramu adalah sedekah (HR.TirmidziShahih). Terlebih lagi di bulan suci ramadhan yang setiap amal akan dilipat gandakan pahalanya. 

KOMENTAR

BERITA LAINNYA

Indeks